Rapat Koordinasi Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Ogan Komering Ilir
SMK Negeri 2 Kayuagung
Dalam rangka memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas pelaksanaan pendampingan desa, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Ogan Komering Ilir melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang bertempat di SMK Negeri 2 Kayuagung. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh unsur pendamping desa, mulai dari Tenaga Ahli (TA), Pendamping Desa (PD), hingga Pendamping Lokal Desa (PLD) dari seluruh kecamatan di Kabupaten OKI.
Rakor ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi antarpendamping, serta membahas isu-isu strategis terkait pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Melalui pertemuan ini, diharapkan seluruh pendamping dapat memperbarui pemahaman terhadap regulasi terbaru, serta mampu mengimplementasikan hasil diskusi di wilayah dampingannya masing-masing.
Pada kesempatan ini, sejumlah materi penting dibahas oleh tim Tenaga Ahli Kabupaten OKI. Salah satu topik utama yaitu pembuatan Blog Pendamping Desa. Materi ini bertujuan agar setiap pendamping mampu mendokumentasikan dan mempublikasikan hasil kegiatan pendampingan dalam bentuk tulisan dan dokumentasi digital. Blog diharapkan menjadi media berbagi praktik baik (best practice), sarana transparansi publik, serta bentuk laporan non-formal yang memperlihatkan kerja nyata pendamping desa di lapangan.
Selain itu, dibahas juga materi pelaporan sesuai dengan Kepmendes PDTT Nomor 294 Tahun 2024, yang menjadi pedoman resmi dalam penyusunan laporan kegiatan pendampingan desa. Dalam sesi ini dijelaskan berbagai hal teknis, mulai dari penyusunan laporan bulanan, format pelaporan online, hingga tata cara penginputan data kegiatan di sistem yang telah disediakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
Beberapa materi tambahan juga disampaikan, antara lain penguatan koordinasi antara TA, PD, dan PLD, peningkatan kapasitas dalam pengelolaan data desa berbasis digital, strategi komunikasi efektif dengan pemerintah desa, serta penguatan peran pendamping dalam mendukung tata kelola pembangunan desa yang partisipatif dan transparan.
Suasana rakor berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para peserta saling bertukar pengalaman, berbagi tantangan yang dihadapi di wilayah dampingannya, dan memberikan solusi yang konstruktif. Beberapa pendamping juga menampilkan contoh hasil pendampingan yang telah dipublikasikan melalui media digital sebagai inspirasi bagi peserta lainnya.
Sebagai penutup kegiatan, Koordinator Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten OKI menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta yang telah hadir dengan semangat dan komitmen yang kuat. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam menjalankan tugas pendampingan desa. Pendamping diharapkan tidak hanya menjadi fasilitator di lapangan, tetapi juga motor penggerak perubahan menuju desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
Beliau juga berpesan agar setiap pendamping terus mengasah kemampuan menulis, mendokumentasikan kegiatan, serta memanfaatkan teknologi informasi untuk memperluas dampak positif dari pendampingan. Dengan demikian, hasil kerja pendamping dapat lebih mudah diakses oleh publik dan menjadi contoh bagi daerah lain.
Melalui kegiatan rakor ini, diharapkan seluruh tenaga pendamping profesional di Kabupaten Ogan Komering Ilir semakin solid, profesional, dan berintegritas dalam melaksanakan tugasnya. Sinergi yang terbangun antarpendamping menjadi modal utama dalam mendukung keberhasilan program pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat.
Rakor ini menjadi bukti nyata komitmen Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten OKI untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, memperkuat kapasitas diri, dan berkontribusi aktif dalam mewujudkan desa yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.


Comments
Post a Comment